Yayasan Mattirodeceng

Workshop Pembelajaran Interaktif Tingkatkan Kompetensi Pendidik di Soppeng

Soppeng, 15 Mei 2026 – Yayasan Mattirodeceng sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Pembelajaran Interaktif yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 14–15 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Lantai 3 Yayasan Mattirodeceng, Jalan H. Andi Mahmud, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng.

Workshop menghadirkan narasumber Hasmawati R., S.Si., S.Pd., yang membagikan berbagai strategi dan metode pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 17.00 WITA dan diikuti oleh para pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta yang memiliki perhatian terhadap pengembangan dunia pendidikan.

Dalam pemaparannya, Hasmawati R. menekankan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Menurutnya, pembelajaran interaktif dapat meningkatkan partisipasi siswa, membangun keterampilan berpikir kritis, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif.

Peserta workshop mendapatkan berbagai materi dan praktik langsung terkait penggunaan media pembelajaran, teknik komunikasi efektif di kelas, serta pemanfaatan teknologi sebagai pendukung proses pembelajaran. Selain sesi materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi, tanya jawab, dan simulasi yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman dan solusi terhadap berbagai tantangan pembelajaran.

Pihak Yayasan Mattirodeceng berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah peningkatan kompetensi pendidik sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dalam dunia pendidikan. Melalui workshop ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan metode pembelajaran interaktif di lingkungan masing-masing sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang merasa memperoleh wawasan serta keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era modern.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top