Soppeng, 7 Juni 2026 – Santri TPQ Fiisabilillah mengikuti Ujian Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang diselenggarakan di Yayasan Mattirodeceng pada Minggu (7/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan dan ketuntasan santri dalam menyerap materi pembelajaran yang telah diberikan selama proses pendidikan berlangsung.
Ujian TPQ menjadi salah satu tahapan penting dalam mengukur kemampuan santri, mulai dari keterampilan membaca Al-Qur’an secara tartil, hafalan surat-surat pendek, hingga pemahaman dasar ilmu agama dan akhlak. Melalui evaluasi ini, pihak penyelenggara dapat mengetahui sejauh mana capaian pembelajaran yang telah diraih oleh para santri.
Ujian TPQ Fiisabilillah Dilaksanakan Melalui Beberapa Tahapan Evaluasi
Pelaksanaan ujian dilakukan melalui serangkaian tahapan yang telah dipersiapkan secara sistematis. Kegiatan diawali dengan proses pendaftaran peserta, kemudian dilanjutkan dengan ujian tertulis yang mencakup materi teori keagamaan dan ilmu tajwid.
Setelah menyelesaikan ujian tertulis, para santri mengikuti ujian lisan atau munaqosah. Pada tahap ini, peserta diuji secara langsung oleh tim penguji untuk menilai kemampuan membaca Al-Qur’an, ketepatan tajwid, kelancaran bacaan, serta hafalan yang telah dikuasai.
Mengukur Keberhasilan Pembelajaran Santri TPQ
Ujian TPQ tidak hanya berfungsi sebagai sarana penilaian akademik, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi untuk memastikan efektivitas proses pembelajaran yang telah berlangsung. Hasil ujian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat pemahaman santri terhadap materi yang diajarkan serta menjadi bahan evaluasi bagi para pengajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.
Melalui kegiatan ini, TPQ Fiisabilillah berkomitmen untuk terus mencetak generasi Qurani yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, memahami dasar-dasar ajaran Islam, serta mampu menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan Al-Qur’an
Pelaksanaan Ujian TPQ di Yayasan Mattirodeceng menjadi wujud komitmen lembaga dalam menjaga kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi para santri. Dengan adanya evaluasi yang terstruktur dan menyeluruh, diharapkan setiap santri dapat mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan serta semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan keagamaan mereka.

